- Pendahuluan
Blewah (Cucumis melo L.) merupakan tanaman buah yang masih satu keluarga dengan melon dan semangka. Buah ini sangat populer di Indonesia, terutama saat bulan Ramadan, karena sering dijadikan minuman segar seperti es blewah. Rasanya manis, aromanya harum, dan teksturnya lembut sehingga digemari oleh berbagai kalangan. Selain menyegarkan, blewah juga memiliki nilai gizi yang bermanfaat bagi kesehatan.
- Ciri-Ciri Tanaman Blewah
a. Batang
Tumbuh merambat atau menjalar.
Bertekstur lunak dan memiliki bulu halus.
Memiliki sulur (alat pemanjat) seperti mentimun.
b. Daun
Berbentuk bulat lebar dan berlekuk-luk.
Berwarna hijau tua di bagian atas dan hijau pucat di bagian bawah.
c. Bunga
Berwarna kuning cerah.
Tersusun tunggal di ketiak daun.
Memiliki bunga jantan dan betina.
d. Buah
Bentuk bulat atau lonjong.
Warna kulit oranye, hijau kekuningan, atau bercoret.
Daging buah berwarna oranye pucat.
Tekstur lembut, berair, dan beraroma khas.

- Kandungan Gizi dan Manfaat Blewah
Blewah kaya akan berbagai zat gizi penting, di antaranya:
Vitamin A dan C
Vitamin B kompleks
Serat
Kalium
Magnesium
Antioksidan alami
Air hingga 90%
Manfaatnya bagi kesehatan:
- Menghidrasi tubuh, karena kandungan air yang tinggi.
- Menjaga kesehatan pencernaan berkat serat.
- Meningkatkan daya tahan tubuh melalui vitamin C.
- Baik untuk kesehatan mata karena vitamin A.
- Menjaga tekanan darah stabil dengan bantuan kalium.
- Mengurangi risiko penyakit kronis melalui antioksidan.
- Syarat Tumbuh Tanaman Blewah
Agar tumbuh optimal, blewah membutuhkan:
Iklim: tropis dan hangat.
Suhu ideal: 24–30°C.
Tanah: gembur, subur, dan kaya bahan organik.
pH tanah: 6–7.
Sinar matahari: 7–10 jam per hari.
Drainase: baik, tidak tergenang air.
- Cara Budidaya Blewah
a. Pengolahan Lahan
Bersihkan gulma dan gemburkan tanah.
Tambahkan pupuk kandang atau kompos 10–15 ton/ha.
Buat bedengan selebar 1,5–2 meter.
b. Penanaman Benih
Gunakan benih berkualitas.
Tanam 2–3 biji per lubang dengan jarak 70 × 70 cm.
Tutup tipis dengan tanah dan siram secukupnya.
c. Pemeliharaan
Penyiraman: rutin tetapi tidak berlebihan.
Pemupukan: berikan pupuk NPK dan pupuk organik secara berkala.
Penyiangan: bersihkan gulma di sekitar tanaman.
Pengendalian hama: ulat daun, kutu daun, dan lalat buah.
Pemangkasan: buang tunas yang tidak produktif untuk memperbesar buah.
d. Perawatan Buah
Letakkan alas jerami di bawah buah agar tidak membusuk.
Pilih 1–2 buah terbaik per tanaman agar kualitas lebih baik.
e. Panen
Blewah siap dipanen pada usia 55–65 hari setelah tanam.
Tanda blewah matang:
Kulit buah mengeluarkan aroma harum.
Warna kulit berubah cerah atau kekuningan.
Tekstur kulit agak keras namun tidak terlalu keras.
- Potensi Ekonomi Blewah
Blewah memiliki nilai ekonomi tinggi karena:
Permintaan tinggi saat Ramadan.
Harga relatif stabil dan mudah dipasarkan.
Cocok untuk industri minuman segar, jus, dan es buah.
Waktu panen cepat sehingga menguntungkan petani.
Budidaya blewah dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan baik di skala kecil maupun besar.
- Kesimpulan
Blewah adalah buah tropis yang segar, manis, dan kaya nutrisi. Tanaman ini mudah dibudidayakan, memiliki masa panen cepat, serta memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Selain itu, kandungan gizinya sangat baik untuk menjaga hidrasi dan kesehatan tubuh. Dengan teknik budidaya yang tepat, blewah dapat menghasilkan buah berkualitas tinggi dan memiliki nilai jual yang baik.
0 Komentar